TEKNOLOGI INTERLOCKING PERMEABLE REVETMENT (IPR)
20 Desember 2022
1
34
0
0
Deskripsi
Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada bangunan embung, terutama embung urugan tanah, adalah adanya keruntuhan/kelongsoran lereng embung bagian dalam. Longsoran lereng embung bagian dalam biasanya terjadi akibat turunnya muka air tampungan embung secara tiba tiba karena pengoperasian, atau biasa disebut kondisi surut cepat (rapid draw down). Pada kondisi ketersediaan lahan sangat terbatas, peningkatan stabilitas lereng dapat dilakukan dengan meningkatkan gaya pasif di kaki lereng embung berupa dinding penahan tanah (DPT). Salah satu teknologi yang berpotensi dapat digunakan sebagai DPT pada lereng embung adalah teknologi interlocking permeable revetment (IPR). Untuk memastikan potensi IPR dalam meningkatkan stabilitas lereng embung maka dilakukan analisa dengan pemodelan numerik stabilitas lereng embung secara geoteknik dengan metode Finite Element menggunakan perangkat lunak PLAXIS. Analisa dilakukan dengan membandingkan stabilitas lereng embung tanpa perkuatan dan dengan perkuatan IPR. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan adanya perkuatan IPR pada lereng embung nila safety factor (SF) meningkat cukup signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa teknologi IPR dapat digunakan sebagai salah satu alternatif perkuatan lereng embung yang dapat mengantisipasi potensi kelongsoran akibat kondisi surut cepat (rapid draw down).
Anda harus login untuk memberikan komentar