"Keberhasilan bukanlah milik orang yang pintar. Keberhasilan adalah kepunyaan mereka yang senantiasa berusaha." -B.J Habibie

Bimbingan Teknis Evaluasi Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko
Bimbingan Teknis Evaluasi Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko merupakan kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menilai sejauh mana manajemen risiko telah diterapkan secara optimal di suatu organisasi. Kegiatan ini berfokus pada penguatan konsep, metode, serta alat evaluasi yang sistematis dan terukur guna memastikan bahwa setiap proses identifikasi, analisis, mitigasi, dan pemantauan risiko berjalan efektif dan selaras dengan tujuan organisasi.
Melalui bimbingan teknis ini, peserta akan dibekali dengan pengetahuan praktis terkait indikator efektivitas manajemen risiko, teknik pengumpulan dan analisis data, serta penyusunan laporan evaluasi yang komprehensif. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peserta untuk mampu mengidentifikasi kelemahan dalam penerapan manajemen risiko serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang tepat dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang interaktif dan berbasis studi kasus, Bimbingan Teknis Evaluasi Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mengelola risiko secara proaktif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi.
Balai
Sekretariat Inspektorat Jenderal
Tujuan Diklat
Tujuan Pengembangan Kompetensi dalam Bimbingan Teknis Evaluasi Efektivitas Penerapan Manajemen Risiko adalah untuk meningkatkan kapasitas peserta agar mampu memahami, menerapkan, dan mengevaluasi sistem manajemen risiko secara komprehensif dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan konseptual serta keterampilan praktis dalam menilai efektivitas proses manajemen risiko, mulai dari tahap identifikasi, analisis, pengendalian, hingga pemantauan risiko.
Secara khusus, tujuan pengembangan kompetensi ini meliputi peningkatan kemampuan peserta dalam menyusun indikator kinerja manajemen risiko, melakukan evaluasi berbasis data dan bukti, serta mengidentifikasi kesenjangan antara praktik yang berjalan dengan standar atau ketentuan yang berlaku. Selain itu, peserta diharapkan mampu merumuskan rekomendasi perbaikan yang aplikatif guna meningkatkan kualitas penerapan manajemen risiko di unit kerja masing-masing.
Melalui pengembangan kompetensi ini, diharapkan tercipta sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan memiliki kepekaan terhadap potensi risiko, sehingga mampu mendukung terciptanya tata kelola organisasi yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Persyaratan
Tidak ada persyaratan khusus bagi peserta.
Silabus

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum
Gedung Heritage. Lantai 2.
Jl. Pattimura No. 20. Kebayoran Baru
Email: datin_bpsdm@pu.go.id
Petunjuk Pemakaian

Total Pengunjung
Hari ini: 0
Kemarin: 0
Minggu ini: 0
Bulan ini: 0
Total: 0
Situs Terkait
© 2026 BPSDM Kementerian PU. All rights reserved