"Keberhasilan bukanlah milik orang yang pintar. Keberhasilan adalah kepunyaan mereka yang senantiasa berusaha." -B.J Habibie

Kembali
BPSDM Compliance Forum : Penguatan Manajemen Risiko Melalui Tindak Lanjut Hasil Evaluasi dan Refreshment Sistem Informasi Manajemen Risiko

BPSDM Compliance Forum : Penguatan Manajemen Risiko Melalui Tindak Lanjut Hasil Evaluasi dan Refreshment Sistem Informasi Manajemen Risiko

    Penerapan manajemen risiko dan kepatuhan intern tidak hanya dimaksudkan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dan ketidaksesuaian, namun juga untuk menciptakan budaya kepatuhan dan kesadaran risiko yang berkesinambungan. Dengan membangun budaya yang kuat, seluruh elemen di kementerian diharapkan lebih proaktif dalam menghadapi tantangan dan perubahan serta memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga integritas dan kualitas kinerja. Hal ini berkontribusi positif terhadap peningkatan efektivitas dan efisiensi kementerian dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Dalam budaya kepatuhan, setiap anggota organisasi memahami pentingnya menaati hukum, peraturan, dan kebijakan internal untuk menjaga standar kualitas yang tinggi. Dengan demikian, seluruh anggota organisasi dapat berkontribusi dalam melindungi nilai-nilai organisasi yang pada akhirnya membangun reputasi, kepercayaan, dan akuntabilitas yang kuat.

Login untuk mendaftar

Balai

Pusat Pengelolaan Talenta

Tujuan Diklat

1) Meningkatkan pemahaman dan kapasitas pejabat/pengelola risiko serta pemangku kepentingan terkait konsep, peran, dan praktik penerapan kepatuhan intern dan manajemen risiko di lingkungan BPSDM.
2) Menyamakan persepsi dan memastikan keterlibatan pejabat pemilik risiko dalam tahapanidentifikasi, analisis, penilaian, pemantauan, dan evaluasi risiko pada masing-masing unit kerja.
3) Memperkuat tata kelola proses manajemen risiko agar lebih sistematis, terdokumentasi, dan konsisten, termasuk penetapan mekanisme pemantauan RTP dan pengukuran level risiko (expected vs aktual).
4) Mendorong efektivitas respon risiko, sehingga rencana tindak pengendalian yang ditetapkan benar-benar diimplementasikan dan mampu menurunkan level risiko sesuai toleransi organisasi.
5) Memperkuat budaya sadar risiko melalui komunikasi kepatuhan dan etika, serta pembelajaran dari praktik baik dan kendala penerapan di unit kerja.
6) Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi/infrastruktur manajemen risiko, termasuk pemanfaatan CMRC agar pemantauan dan evaluasi risiko berjalan berkelanjutan.

Persyaratan

Peserta yang mengikuti pengembangan kompetensi ini wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Berasal dari unit kerja
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah I Medan
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah II Palembang
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah III Jakarta
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah IV Bandung
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah IX Jayapura
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah V Yogyakarta
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah VI Surabaya
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah VII Banjarmasin
    • Balai Pengembangan Kompetensi Pekerjaan Umum Wilayah VIII Makassar
    • Balai Penilaian Kompetensi
    • Politeknik Pekerjaan Umum
    • Pusat Pengelolaan Talenta
    • Pusat Pengembangan Kompetensi Bina Marga, Pembiayaan Infrastruktur dan Pengembangan Infrastruktur Wilayah
    • Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen
    • Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Prasarana Strategis
    • Sekretariat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

Silabus

Klop Logo
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum

Gedung Heritage. Lantai 2.
Jl. Pattimura No. 20. Kebayoran Baru

Email: datin_bpsdm@pu.go.id

Petunjuk Pemakaian

Klop Logo

Total Pengunjung

Hari ini: 0

Kemarin: 0

Minggu ini: 0

Bulan ini: 0

Total: 0

Situs Terkait

© 2026 BPSDM Kementerian PU. All rights reserved